Showing posts with label KESEHATAN. Show all posts
Showing posts with label KESEHATAN. Show all posts

Tuesday, June 14, 2016

Aneka Manfaat Tanaman Pisang Untuk Kesehatan

Aneka Manfaat Tanaman Pisang untuk Kesehatan
Di daerah pedesaan banyak yang membudidayakan tanaman pisang untuk berbagai keperluan. Oleh sebab itu tanaman pisang begitu banyak ditemukan. Pisang atau istilah jawanya disebut dengan gedang adalah tumbuhan penghasil buah yang sangat populer di belahan bumi ini. Pisang merupakan tumbuhan yang tumbuh di daerah tropis karena menyukai iklim panas dan memerlukan sinar matahari secara penuh.

Bukan hanya karena buahnya yang mengandung manfaat besar bagi kehidupan, namun hampir seluruh bagian dari tumbuhan pisang ini bisa dimanfaatkan untuk berbagai alternatif pengobatan.  Untuk kesehatan ternyata pisang juga mampu memberikan sumbangsih nutrisi yang luar biasa bagi tubuh kita. Bukan hanya buah tetapi akar, daun, batang dan bonggol juga bisa digunakan untuk menjaga tubuh kita dari berbagai penyakit.

Manfaat Akar Pisang
Akar pisang berkhasiat sebagai penawar racun, pereda demam (antipiretik), mendinginkan darah, anti radang, dan peluruh kencing. Hati batang pisang berkhasiat penurun panas dan untuk perawatan rambut. Cairan dari bonggol mengatasi infeksi saluran kencing, mennghentikan perdarahan (hemostatik), penurun panas (antipiretik), serta penghitam dan mencegah rambut rontok. Buah muda dan akar berkhasiat astringen. Buah muda berkhasiat antidiare, antidisentri, dan untuk pengobatan tukak lambung.

Akar pisang mengandung serotonin, norepinefrin, tanin, hidroksitriptamin, dopamin, vitamin A, B, dan C. Buah mengandung flavonoid, glukosa, fruktosa, sukrosa, tepung, lemak, protein, minyak menguap, kaya akan vitamin (A, B, C, dan E), mineral (kalium, kalsium, fosfor, besi), pektin, serotonin, 5-hidroksi triptamin, dopamin, dan noradrenalin. Kandungan vitamin pada buah pisang cukup tinggi kadarnya bervariasi tergantung jenis pisangnya. Buah muda mengandung banyak tanin.

Manfaat Bonggol Pisang
Bagian bonggol pisang dapat digunakan atau dimanfaatkan untuk mengatasi sesak napas (asma), air kernih (urin) mengandung darah, dan penyakit kulit. Untuk cairan dari bonggol pisang digunakan untuk mengatasi berak darah karena panas dalam, disentri atau diare, wasir berdarah, perdarahan setelah melahirkan (perdarahan nifasi), pembersihan setelah melahirkan, rambut rontok dan beruban, radang ginjal, sifilis, dan digigit ular berbisa.

Manfaat Daun Pisang
Daun pisang  yang masih tergulung digunakan untuk mengatasi tapal dingin pada kulit bengkak atau lecet, disentri, haid terlalu banyak, mimisan dan pendarahan lainnya, radang tenggorokan, radang otak (epidermic encephalitis), keputihan (leukorea), batuk atau sakit dada seperti bronkhitis, dan rambut tipis.


Manfaat Buah Pisang
Buah digunakan untuk mengatasi berak darah atau batuk berdarah, diare atau disentri, tukak lambung (buah muda), kurang darah (anemia), panas disertai sukar buang besar, rasa haus, dan lemah, celiac disease, alergi tepung padi-padian, kulit muka kering, sariawan, menghaluskan kulit tangan atau kaki, sembelit (konstipasi), wasir (hemoroid), tekanan darah tinggi (hipertensi), dan keracunan alkohol kronik (alkoholisme).


Manfaat Kulit Pisang
Kulit pisang digunakan untuk mengatasi borok yang menyerupai kanker, kelainan kulit pada herpes, ulkus di tungkai pada penyakit diabetes melitus, kutil (wart), migren, hipertensi sekunder, rambut tipis dan jarang, dan luka bakar, tersiram air panas, kemerahan pada kulit (rash). Bunga digunakan untuk mencegah perdarahan otak dan stroke.

Contoh pemakaian, pada disentri yang digunakan adalah pisang batu (satu buah) yang dipanaskan pada abu dapur. Potong-potong dan digiling halus. Tambahkan setengah cangkir air masak sambil diaduk merata, lalu dieras dan saring. Minum air perasannya. Lakukan tiga kali sehari. Atau bisa juga mengunyah beberapa lembar daun bunga pisang kepok, lalu ditelan cairannya. Demikian beberapa manfaat tanaman pisang bagi kesehatan.

Wednesday, June 1, 2016

Obat Tradisional Pencegah Panas Dalam

Obat Tradisional Pencegah Panas Dalam
Obat Tradisional Pencegah Panas Dalam - Di lingkungan sekitar kita ada banyak obat tradisional untuk mengatasi panas dalam. Panas dalam bukan merupakan hal aneh, dalam kehidupan sehari-hari kita sering mendengar orang mengatakan panas dalam bahkan kita juga pernah merasakan panas dalam. Perlu kita ketahui bahwa panas dalam bukanlah suatu penyakit yang selama ini banyak kita dengar.

Orang banyak mencari obat tradisional untuk menurunkan rasa panas dalam. Di bawah ini ada beberapa obat tradisional yang sering digunakan orang untuk panas dalam di antaranya:
1.    Air Kelapa Muda
Semua orang juga tahu dengan kelapa muda. Air kelapa muda mengandung beberapa komponen penting yang berkhasiat meringankan gejala panas dalam, diantaranya glukosa, fruktosa, sukrosa, vitamin C, asam nikotinat, asam pantotenat, biotin, ribotflavin, asam folat, potasium (kalsium), kalsium, magnesium dan juga klorida. Selain itu air kelapa muda juga dapat disebut sebagai air isotonik sebagai pengganti cairan tubuh yang hilang akibat dehidrasi yang disebabkan oleh panas dalam.
 
Manfaat Air Kelapa Muda
Selain rasa air kelapa muda ini enak juga banyak digemari oleh semua kalangan karena ternyata efek positifnya dapat digunakan sebagai obat panas dalam tanpa efek samping. Anda bisa mencoba mencampur air kelapa dengan gula aren untuk meringankan gejala panas dalam atau mencapurnya dengan 3 sendok madu.
2.    Cincau
Kandungan gel kimia dari cincau sebagian besar berupa air dan serat sehingga cincau termasuk makanan rendah kalori yang cook digunakan untuk makan diet. Cincau biasanya lebih banyak dikonsumsi sebagai minuman, cincau memiliki sifat pendingin sehingga secara efektif dapat digunakan sebagai penurun panas dalam. Bahan kandungannya tidaklah berbahaya dan tanpa efek samping.

Caranya dengan mencampur cincau dengan madu minumlah setidaknya 2 kali sehari, untuk anak balita satu kali sehari. Selain itu, untuk anak balita cincau juga dapat memberikan rasa kenyang. Bahan alami ini bisa anda dapatkan dengan mudah dipasaran dengan harga yang relatif terjangkau.
Daun Cincau
3.    Kacang Hijau
Selain banyak mengandung komponen gizi, ternyata kacang hijau juga dapat digunakan untuk mengobati panas dalam, cara yang paling mudah adalah dengan merebusnya kemudian mancampurnya dengan jahe dan gula batu, minumlah secara teratur selama anda terserang gejala panas dalam.
Kacang Hijau
4.    Telur Ayam Kampung
Telur ayam kampung baik juga untuk mengobati panas dalam, rebuslah telur ayam kampung sebentar saja (setengah matang) kemudian campuri dengan satu sendok makan madu dan sari-sari kunyit. 
Telur Ayam Kampung
5.    Daun Sirih
Daun sirih juga dapat digunakan alternatif untuk mengobati panas dalam serta berbagai jenis penyakit lainnya. Caranya dengan merebus beberapa lembar daun sirih, kemudian dinginkan terlebih daulu dan minumlah rebusan tersebut untuk meringkan panas dalam anda.
Daun Sirih
6.    Daun Alang-Alang
Daun alang-alang ini memiliki banyak manfaat, salah satunya untuk mengatasi panas dalam, rebuslah seikat daun alang-alang kemudian campuri dengan gula batu secukupnya dan saring rebusan tersebut. Minumlah sehari 2 kali dan jika dirasa belum sembuh anda bisa mencobanya beberapa kali sampai sembuh.
Daun Alang-alang

Demikian artikel tentang Obat Tradisional Pencegah Panas Dalam semoga bisa bermanfaat dan menjadi obat alternatif dalam pencegah panas dalam.


Saturday, April 23, 2016

Jenis-jenis Penyakit Menular

Jenis-jenis Penyakit Menular
Dalam Kehidupan sehari-hari kita mengenal berbagai jenis penyakit yang ada di lingkungan kita. Kebanyakan penyakit itu berbahaya dan bisa menular pada siapapun juga . Dalam dunia medis, penyakit menular atau penyakit infeksi adalah sebuah penyakit yang disebabkan oleh sebuah agen biologi (seperti virus, bakteria atau parasit), bukan disebabkan faktor fisik (seperti luka bakar) atau kimia (seperti keracunan).

Adapun media penularannya bisa dengan berbagai cara yakni bisa melalui (1) Media Langsung dari Orang ke Orang (Permukaan Kulit), (2) Melalui Media Udara, dan (3) Melalui Media Air .

Jenis Penyakit yang Ditularkan melalui Media Langsung

Di bawah ini adalah jenis penyakit yang penularannya dengan media langsung di antaranya adalah (1) Penyakit kelamin, (2) Rabies, (3) Trakoma, (4) Skabies, (5) Erisipelas (6) Antraks,  (7) Gas-gangren, (8) Infeksi luka aerobik, (9) Penyakit pada kaki dan mulut, dan (10) Pada penyakit kelamin seperti GO, sifiis, dan HIV, agen penyakit ditularkan langsung dan seorang yang infeksius ke orang lain melalui hubungan intim.

Jenis Penyakit yang Ditularkan melalui Media Udara :
a. TBC Paru 
b. Varicella 
c. Difteri 
d. Influenza 
e. Variola 
f. Morbili 
g. Meningitis 
h. Demam skarlet 
i. Mumps 
j. Rubella 
k. Pertussis 

Cara pencegahan penularan penyakit antara lain memakai masker, menjauhi kontak serta mengobati penderita TBC yang sputum BTA-nya positif.

Jenis penyakit yg di tularkan melalui media air :
a. Infeksi melalui alat pencernaan, seperti diare pada anak-anak. 
b. Infeksi melalui kulit dan mata, seperti skabies dan trakoma. 
c. Penyakit melalui gigitan binatang pengerat, seperti Ieptospirosis. 

Demikian artikel tentang jenis-jenis penyakit menular semoga bermanfaat.